Senin Ini, Polres Pasbar Panggil Pihak Terkait Kasus Kekerasan Terhadap Seorang Siswa SMP di Pasbar

 

 Kasatreskrim Polres Pasaman Barat, Fetrizal, S. S.IK, MH

Pasaman Barat, prozaman.com----Polres Pasaman Barat (Pasbar), Senin ini memanggil berbagai pihak yang terkait dengan kasus kekerasan dan pemukulan (penganiayaan) terhadap seorang siswa yang berseragam Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang viral dalam sebuah unggahan video di Facebook.


Lebih dari 2 ribu warga net menyesalkan terjadinya aksi pemukulan tersebut, pihak polres pun bertindak cepat dengan melakukan penyelidikan awal mendatangi sekolah yang berada di Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat itu.


Kapolres Pasaman Barat, AKBP M. Aries Purwanto, S.IK memalui AKP. Fetrizal, S. S.IK, MH,  Sabtu (25/09/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangi sekolah tersebut dan hasil penyelidikan diketahui bahwa kasus kekerasan terhadap anak SMP itu memang benar terjadi.


“Saya Kasatreskrim Polres Pasaman Barat, terkait dengan video viral kekerasan terhadap anak, kami telah menindak lanjuti dengan mendatangi sekolah tersebut. Dan hasil penyelidikan diketahui benar bahwa telah terjadi kekerasan terhadap anak, “kata Fetrizal


Lanjutnya, untuk memproses kasus ini secara hukum, pihak polres akan memanggil semua pihak yang terkait. Baik korban, pelaku maupun pihak sekolah.





“Sebagai tindak lanjut, kami akan melakukan pemanggilan terhadap korban, pelaku, pihak sekolah orangtua maupun Walinagari yang direncanakan akan kita laksanakan pada hari Senin tanggal 27 September 2021, “ kata Fetrizal dalam Statementnya sebagaimana dikutif dari siarkan humas Polres Pasbar dalam  link https://www.youtube.com/watch?v=5BPgcz3oCcU


Sebagaimana diketahui, video pemukulan terhadap seorang pelajar SMP tersebut beredar dan viral di Facebook. Diunggah pertama kali oleh akun Facebook Adi Abadi Adi di Grup Mata Rakyat Pasaman Barat II pada Sabtu 25 September pukul 00.26 WIB dini hari. Dengan judul 'tolong di proses secara hukum, Pasbar Aia Gadang SMP 4'.


Video kekerasan terhadap anak sekolah yang berdurasi 2,50 menit itu, hingga pukul 18.00 WIB Sabtu,  telah dibagikan 3,1 ribu kali. Serta telah menuai komentar sebanyak 2,4 ribu netizen. Umumnya warganet itu menyesalkan terjadinya aksi pemukulan tersebut yang tidak layak dicontoh itu.


Dalam video itu terlihat seorang pelajar SMP dipukuli oleh pelaku yang berpakaian biasa kayak preman dan satu orang temannya yang masih berpakainan sekolah.  


Sangat disayangkan dalam video tersebut, tidak nampak ada yang merelai atau yang menghentikan kejadian itu. Walau ada terdengar suara yang ingin melerai pemukulan, namun tidak ada yang berani menghentikannya.  


Kekerasan atau pengeroyokan di jalan itu, berlanjut hingga ke perkebunan kelapa sawit di sekitarnya. Lalu korban dipukul dan diterjang. Korban terlihat berupaya mengelak tanpa melakukan aksi perlawanan. Dan beberapa siswa lain tampak melintas, namun tidak berani menghentikan aksi kekerasan itu.


Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi beberaapa hari sebelum video tersebut beredar. Kejadiannya pada Selasa (21/9/2021. Namun sampai berita ini ditulis belum diketahui secara pasti apa motif terjadinya peristiwa kekerasan dan pemukulan itu. ***iz


F