Headline News

Info Covid-19

Info Pendidikan

Pro Sumbar

The Most/Berita Terkini

Tokoh Pasbar Asmui Thoha Perkuat Silaturrahmi Dengan Para Sahabat

 

 Asmui Thoa, SIP jumpa silaturrahmi dengan berbagai pihak jalin persahabatan

Pasaman Barat, prozaman.com-----Asmui Thoha, SIP, tokoh masyarakat Pasaman Barat  menggelar pertemuan silaturrahmi dengan berbagai pihak di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Kamis (11/11/2021). Mereka yang diundang adalah para sahabat Pro Pasbar.


Pertemuan silaturrahmi dengan tema“Perkuat Silaturrahmi Untuk Membangun Pasbar” ini dilaksanakan di  Kantin Komplek Dinas Perikanan Pasaman Barat, yang dikelola pihak keluarga Asmui Thoha.


Banyak pihak yang hadir. Mulai dari unsur pemuda, tokoh masyarakat, para pejabat, tokoh partai dan sahabat lainnya. Baik yang berdomisili di Pasaman Barat maupun luar daerah.


Terlihat, mulai pagi jelang siang, sejumlah orang berdatangan sampai sore bahkan hingga malam hari. Sambil mencicipi minuman dan snack yang disediakan. Sekaligus menjalin komunikasi, saling memperkenalkan diri. Bahkan berdialog, bertukar ide dan gagasan serta berbagi informasi.


 Asmui Thoha


Intinya, Asmui Thoha sebagai admin group Sahabat Asmui Pro Pasbar ini ingin adanya jalinan silaturrahmi dalam bentuk nyata. Tidak saja dalam dunia media sosial, tapi perlu saling kenal dan bisa beramah tamah. Namun, tanpa ada unsur politik yang mengarah pada suatu partai.


“Ini murni hanya silaturrahmi biasa. Kan kita yang namanya satu sahabat atau satu kelompok atau sesama warga Pasbar, tentu perlu saling kenal dan dapat bersilaturrahmi dalam jumpa langsung. Tujuannya tak  lain untuk meningkatkan tali persaudaraan. Sebab, kalau kita kompak dan bersatu maka bisa kita saling dapat membantu satu sama lain. Setidaknya pikiran dan ide dalam memecahkan suatu masalah yang dihadapi, “ kata Asmui Thoha, yang saat ini berdomisili di Mahakarya  Luhak Nanduo.


 Asmui Thoa, SIP jumpa silaturrahmi dengan berbagai pihak jalin persahabatan



Asmui Thoha yang berasal dari Ranah Batahan ini, lama di Rantau mulai dari Banyumas dan Sumatera Utara. Dari kecil ia ikut orangtua yang bertugas di Medan Sumatera Utara. 


Ketika Pilkada 2010 lalu, ia termasuk salah seorang Tim H. Baharuddin R. Ketika itu, Asmui dapat menyatukan semua partai yang non parlemen bersatu mendukung Baharuddin R. 


Asmui juga adalah orang pertama yang menjabat sebagai Ketua DPC. Gerindra Pasaman Barat. Sebelum kemudian diteruskan oleh Alm. H. Syahiran.


Ia juga termasuk aktifis NU dan pernah menjadi Ketua GP Anshor Pasbar. Serta masih banyak lagi organisasi lainnya. 


Kini Asmui dipercaya sebagai Ketua DPD PKPI Pasbar dan menjadi kandidat untuk koordinator Sumbar. Juga saat ini Asmui menjadi Ketua Barikade 98 Pasaman Barat, yang merupakan ormas pengawal demokrasi.


Walau Asmui dipercaya memimpin Partai, namun ia menegaskan pertemuan silaturrahmi tidak ada hubungannya dengan partai. “Kita jumpa silaturrahmi ini justru banyak latar belakang dan ada juga pimpinan partai lain. Tapi bagaimana kita bisa bersatu itu yang diharapkan sehingga hendaknya kita bisa berkonstribusi dalam membangun Pasbar ke depan, “ ujar Asmui.


 Asmui Thoa, SIP jumpa silaturrahmi dengan berbagai pihak jalin persahabatan



Asmui yang juga dikenal sebagai ustadz dan muballig ini menyampaikan berbagai pandangannya untuk kemajuan Pasbar ke depan. Mulai dari potensi alam yang sangat mendukung, keberadaan SDM yang ada serta perlunya inovasi kepala daerah dalam memajukan pembangunan. 


Yang sangat penting lanjutnya, adanya harmonisasi hubungan dan link yang baik dengan pemerintah pusat. “Saya siap untuk memberikan masukan dalam pembangunan Pasbar. Dan alhamdulilah saya punya link untuk komunikasi dengan berbagai sahabat di tingkat pusat, “ ungkap Asmui. ****nisa/iz

 


Risnawanto Ingatkan Puskesmas di Pasbar Layani Pasien dengan Baik

 


Pasaman Barat, prozaman.com-- Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto meminta puskesmas di Pasaman Barat untuk melayani pasien dengan baik. Sebab puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan untuk tahap dasar bagi masyarakat.


" Tolong layani masyarakat dengan baik sebelum mereka dirujuk ke RSUD Pasbar, RS Yarsi serta ke Rumah sakit luar daerah lainnya,"kata Risnaweanto didampingi staf ahli,  Kepala Dinas Kesehatan Jon Hardi, Camat Sungai Aur Sahdan serta stakeholder terkait lainnya, ketika meninjau Puskemas Sungai Aur Kamis (11/11). 


Dalam peninjauan, Wabup meminta puskesmas untuk memaksimalkan perannya dalam pelayanan kesehatan.


Ia juga meminta puskesmas agar tidak membiarkan pasien terlantar. Juga ia minta mendata masyarakat yang berobat ke sana. Tanyakan apakah pasien tersebut sudah mendapatkan BPJS kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat lebih maksimal.


"Karena pelayanan kesehatan merupakan visi misi kami sebagai pemimpin Pasbar. Visi misi pemerintah untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan. Kami tidak mau lagi mendengar masyarakat atau pasien yang terlantar,"ungkap Risnawanto.


Begitu juga dengan tenaga kesehatan, kata Risnawanto, diharapkan bisa memaksimalkan pelayanan di puskesmas, sehingga pasien yang dirujuk benar-benar pasien yang tidak bisa di layani di Puskemas.


"Selagi bisa di layani di Puskemas, kenapa musti ke rumah sakit. Kita berharap puskesmas memberi rujukan itu kepada pasien yang memang tidak bisa di rawat di Puskesmas,"tukasnya.


Ia juga meminta kepada puskesmas untuk memaksimalkan vaksin Covid-19. Dokter di puskesmas diharapkan bisa berkoodinasi dengan camat serta Forkopimca untuk mendata jorong mana yang belum melakukan vaksinasi untuk masyarakat.


"Saya ingin seluruh masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19, agar herd imunity tercipta dan kehidupan bisa seperti dahulu. Namun, walaupun sudah vaksin  masyarakat hangan sampai lengah, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan mengurangi mobilitas serta vaksinasi,"pungkasnya. ****dkf/i

Pasca Banjir dan Longsor di Talamau, Banyak Warga Mengungsi

 

 Banjir dan longsor melanda Talamau Mengakibatkan akses jalan sempat terputus dan  kerusakan lainnya

 

Pasaman Barat, prozaman.com-- Pasca banjir dan longsor yang terjadi di  Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, banyak warga terpaksa mengungsi. Peristiwa terjadi karena Hujan yang mengguyur sejak Rabu sore, (10/11) hingga malam hari, mengakibatkan meluapnya sejumlah anak sungai di kawasan itu. 


Informasi yang diperoleh menyebutkan, banjir dan longsor yang terjadi kali ini merupakan terparah yang terjadi di Jorong Paroman Nagari Sinuruik dari yang pernah terjadi sebelumnya di daerah itu. Hingga kini pun masih banyak warga yang mengungsi.


Wali Nagari Sinuruik, Faridh Muhammad Ali mengatakan, dari 180 KK yang ada di Nagari Sinuruik,  sebanyak 120 KK yang diungsikan ke tempat yang lebih aman yaitu ke daerah dataran tinggi di kampung Solok.




"Sementara ini ada sekitar 120 KK yang diunsikan ke tempat yang lebih aman yaitu di kampung Solok Kecamatan Talamau. Apabila hari ini masih hujan, maka warga akan tetap di tempat pengungsian dan belum diperbolehkan kembali ke rumah. Warga akan kita perbolehkan kembali jika kondisi telah dinyatakan aman," kata Faridh Muhammad Ali.


Dalam peristiwa ini, terangnya, selain terputusnya arus trasportasi juga mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak, sawah, sekolah, puskesmas pembantu, dan lainnya juga ikut tergenang air dan berlumpur.



Sementara itu, Kamis (11/11/2021) Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi beserta rombongan datang meninjau langsung lokasi banjir dan longsor di jorong Paroman Nagari Sinuruik dan Jorong Benteng Nagari Talu tersebut.  


Sebelumnya, usai kejadian banjir dan longsor lanjut, Tim dari BPBD, PMI, Pol PP bersama camat dan lainnya juga sudah menuju lokasi membantu masyarakat dalam proses pengungsian ketempat yang aman. 


"Sampai saat ini tim dari BPBD, PU, PMI, Pol PP, Polri, TNI, kecamatan dan masyarakat juga masih berupaya membantu membersihkan material longsor yang menutupi jalan. Karena ini harus segera kita selesaikan, sebab ini adalah jalan utama, jalan provinsi, dan juga penghubung antara 2 kabupaten yakni Pasaman dan Pasbar,"kata Hamsuardi.


Dalam peninjauan tersebut, Pemerintah Daerah Pasaman Barat melalui Dinas Sosial memberikan bantuan sebanyak 1 ton atau 102 karung beras untuk korban banjir dan longsor.


"Hari ini kami menyerahkan bantuan beras untuk masyarakat. Ini baru bantuan sementara. Untuk bantuan lain seperti perbaikan jalan, rumah masyarakat yang rusak, sekolah, sawah yang tertimbun longsor dan lainnya, juga akan kita bantu dan kondisikan ke depan,"ucapnya. 


Selain bupati atas nama pemerintah daerah, banyak pihak turut peduli dengan bencana alam yang menimpa warga di Talamau tersebut. Di anataranya Kapolres Pasbar, Aries Purwanto juga telah turun ke lokasi bersama anggota polisi lainnya. Begitupun pihak TNI, para wakil rakyat, tokoh masyarakat dan lainnya. ***d / iz


Peringati Hari Pahlawan, Bupati Pasbar Ajak Warga Majukan Pasbar

 


Pasaman Barat, prozaman.com----Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) laksanakan peringatan Hari Pahlawan 2021. Peringatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Pasbar, Rabu (10/11/2021). Dalam amanatnya, Bupati Hamsuardi  mengajak seluruh warga di daerah itu untuk menyatukan tekat dan langkah majukan Pasbar


Menurutnya, perlu langkah secara aktif dalam membangun Pasaman Barat, umumnya Indonesia untuk menjadi lebih baik dan lebih maju kedepan. Hal itu disampaikan Hamsuardi ketika bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan tersebut.  


Hadir dalam peringatan hari bersejarah tersebut, Wakil Bupati Risnawanto, Sekretaris Daerah Hendra Putra, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pasaman Barat, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasbar.


Dikatakan Hamsuardi, melalui peringatan hari pahlawan ini, ia mengajak warga menyatukan tekat dan langkah secara aktif dalam membangun Indonesia lebih baik terkhusus Kabupaten Pasaman Barat untuk menjadi lebih maju kedepan.


Lanjutnya, semangat, tekat dan keyakinan pahlawan harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan bangsa untuk mengembang misi bersejarah 'mengalahkan' yaitu kemiskinan dan kebodohan di Indonesia khususnya Pasbar. 



“Kita memiliki potensi besar dalam memenangkan itu semua, karena Indonesia khususnya Pasaman Barat memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis,"terangnya.


Lebih lanjut dikatakan, momen hari pahlawan ini, perlunya kesadaran akan jasa para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Dan harus dipertahankan untuk Indonesia lebih maju. 


“Kemajuan yang dibangun jangan sampai terpecah oleh perbedaan Suku, Agama, Ras, dan antar Golongan (SARA). Tapi, jadikan perbedaan menjadi pemersatu bangsa,"ungkap Hamsuardi.


Menurut Hamsuardi, hari pahlawan menjadi contoh dengan satu tekat, gigih berjuang, dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun dan tidak pernah peduli akan halangan. ***d / i 


Bagi Anda PNS yang Memenuhi Syarat, Kini Ada Lowongan Jabatan Sekda Pasbar

 




Pasaman Barat, prozaman.com------Bagi  anda PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kab/Kota Iingkup Provinsi Sumatera Barat, kini ada lowongan untuk sekretaris daerah (sekda) Pasaman Barat (Pasbar) . Ini adalah formasi tahun 2021 dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh Pemkab Pasbar.

  

Dilansir dari laman bkpsdm.pasamanbaratkab.go.id, Selasa (09/11/2021),  pendaftaran dibuka dari tanggal 09 - 15 November 2021. Maka kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berminat dan memenuhi persyaratan yang ditentukan, dapat segera mendaftarkan diri.

 

Adapun persyaratan yang  ditentukan sesuai pengumuman tersebut, adalah sebagai berikut :

1. Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia

2. Tidak berkedudukan sebagai pengurus atau anggota partai politik;

3. Sekurang-kurangnya memiliki Pangkat Pembina Golongan (IV /b)

4. memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV

5. memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang ditetapkan

6. memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun

7. sedang a tau pemah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Minimal 2 (Tahun)

8 . Telah mengikuti dan lulus Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II (Diklat PIM II)

9. Memiliki rekam jejak Jabatan, integritas, dan moralitas yang baik

10. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS pasal 107 huruf (c) berusia paling tinggi 56 (lima puluh enam) TMT saat pelantikan;

11. Sehat jasmani serta bebas dari NARKOBA yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah

12. Mendapat Izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang dibuktikan dengan Surat Pemyataan Pejabat Pembina Kepegawaian dan bagi yang berasal dari luar Kabupaten Pasaman Barat hams dengan izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian Kabupaten/Kota yang bersangkutan

13. Tidak pemah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan berat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari OPD yg membidangi kepegawaian instansi asal

14. Bersedia berdomisili di Kabupaten Pasaman Barat jika ditetapkan dalam jabatan yang dilamar yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Bersedia Berdomisili


Panitia hanya menerima berkas pada waktu yang telah ditentukan yakni 9-15 November 2021. Berkas yang diterima setelah tanggal tersebut tidak akan diproses. 


Berkas Pendaftaran disampaikan langsung kepada  Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten PasamanBarat Sekretariat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),  JI. Soekamo - Hatta Simpang Empat, sebanyak 2 (dua) rangkap.

 

Bagi yang berminat dapat mengajukan Surat lamaran yang ditulis tangan ditandatangani di atas materai Rp. 10.000, dengan melampirkan sejumlah berkas persyaratan yang telah ditentukan.

 

Sistem Penilaian seleksi terbuka ni dilaksanakan dengan sistem gugur untuk seleksi administrasi dan sistem kumulatif untuk selain tahapan tersebut. 


Kriteria penilaian  didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan lnstansi Pemerintah.  Yakni penulisan makalah dengan bobot nilai 20%, Assesment Centre dengan bobot nilai 25%, Wawancara dengan bobot nilai 35% dan Rekam Jejak dengan bobot nilai 20%.  

 

Penetapan Hasil Seleksi Administrasi dilaksankan tanggal 17 November 2021, Assesment Tes 19 s/d 20 November 2021, Pengumpulan makalah 22 November 2021, RekamJejak 23 s/d 24 November 2021,  Wawancara 25 November 2021.  Sidang Penetapan akhir peserta 26 November 2021  dan pengumuman hasil seleksi akhir 27 November 2021. ***iz





Ketum SPRI: " Menteri Pertanian Bisa Dipidana Karena Pengusiran Wartawan !"

 

 Hence Mandagi, Ketua Umum SPRI

Jakarta, prozaman.com--Buntut pengusiran wartawan oleh Menteri Pertanian Syahrul  Yasin Limpo mendapat sorotan dan kecamatan dari tokoh pers nasional. Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia (DPP SPRI), Hence Mandagi menegaskan, kasus pengusiran wartawan yang sedang meliput itu, wajib diproses dan harus dihukum 2 tahun penjara. 


Menurutnya, pengusiran terhadap wartawan sebagaimana ramai diberitakan sejumlah media di Jambi itu, adalah perbuatan pidana.  Hal ini diatur dalam Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 


Hence menyebut, pasal pidana dalam UU Pers  saatnya diterapkan ketika wartawan dilarang atau dihalangi melakukan peliputan. Padahal sangat jelas dalam UU Pers disebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi wartawan mencari dan memperoleh informasi dipidana 2 tahun penjara dan denda lima ratus juta rupiah," ungkap Mandagi melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi Minggu (7/11/2021). 


Lanjutnya, selama ini perbuatan pidana pelarangan peliputan terhadap wartawan hanya berujung permintaan maaf oleh pelaku. "Namun untuk pembelajaran kepada publik agar kasus serupa tidak terulang lagi, Polri wajib mengusut dan memproses kasus Menteri Yasin Limpo ini usai ketentuan pidana yang berlaku," imbuhnya. *


Ia menyatakan, tindakan yang dilakukan Menteri Yasin Limpo saat kunjungan ke Jambi ini, wajib menjadi perhatian serius Presiden RI Joko Widodo. "Presiden perlu memasukan dalam daftar reshufle, menteri yang tidak menghargai Profesi Wartawan. Terlebih tindakan pengusiran wartawan saat meliput adalah perbuatan pidana menurut UU Pers," pungkasnya.


 Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ketika melakukan pengecekan gudang biji pinang CV. Indokara di Kabupaten Muaro Jambi


Sebagaimana diberitakan, pengusiran wartawan itu terjadi ketika Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan pengecekan gudang biji pinang CV. Indokara di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III, Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi untuk pelepasan ekspor ke negara Pakistan. 


Dikutif dari global-hukumindonesia.com, bahwa media yang melakukan peliputan itu merupakan media yang terdaftar dalam undangan liputan. Namun sayangnya, menteri pertanian maupun tim mengusir wartawan saat melakukan pengambilan gambar. Tak hanya wartawan saja yang diusir, salah satu crew humas Balai Karantina Pertanian yang melakukan pengambilan gambar juga dikabarkan turut diusir.


Jurnalis kompas TV, Suci Annisa mengakui bahwa saat dirinya melakukan peliputan bersama rekan media yang lain di usir langsung oleh menteri dan dilanjutkan protokol menteri yang hadir saat itu untuk melakukan pengamanan.


"Saat menteri melakukan pengecekan pinang yang akan di ekspor, para wartawan diarahkan oleh protokol untuk berdiri sebelah kiri, namun dari tim menteri melontarkan ucapan "kalau media tidak boleh masuk, media keluar, media jangan ada yang masuk" kata tim menteri", beber reporter Kompas TV.


Suci Annisa telah melaporkan hal ini kepada IJTI Pusat untuk ditindak lanjuti agar tidak ada lagi pihak-pihak yang menghalang-halangi tugas seorang Jurnalis.


Pasalnya, tidakan menteri pertanian  itu  dinilai tidak menghargai profesi wartawan yang tengah bertugas. Dan jelas bertentangan dengan UU Pers No 40 tahun 1999 dimana menghalang-halangi tugas wartawan dan tidak menghargai kemerdekaan Pers.  *****r/i

Peserta Didik dan Guru Pesantren ZAMIGA Ikuti Vaksinasi Covid-19

 

Vaksinasi peserta didik ZAMIGA dalam momen Gebyar Vaksin di Air Bangis


Pasaman Barat, prozaman.com----Seiring dengan momen kegiatan Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) II, Pondok Pesantren ZAMIGA Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengikuti Gebyar Vaksinasi Covid-19 di Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas. Sabtu (06/11/2021)


Pesantren ZAMIGA turut sukseskan program sadar vaksin. Khususnya bagi tenaga pendidik dan peserta didik serta tenaga administrasi yang ada di lembaga pendidikan tersebut sebagai prasyarat pembelajaran tatap muka.


Vaksinasi diikuti oleh santri tingkat MTs PP Zamiga dan tingkat SMK Ti Zamiga. Lebih 50 orang peserta didik yang telah memperoleh izin orangtua mengikuti vaksinasi tersebut. Dan beberapa orang tenaga pendidik dan kependidikan yang belum divaksin juga ikut vaksinasi.


 Vaksinasi peserta didik ZAMIGA dalam momen Gebyar Vaksin di Air Bangis



Pimpinan ZAMIGA Islamic Boarding School Koto Balingka Pasbar, Irti Zamin, SS mengatakan, kegiatan vaksinasi semula ingin dilaksanakan di pesantren tersebut. Namun setelah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Parit, Camat dan Walinagari serta pihak Polsek Sungai Beremas, akhirnya ZAMIGA mengikuti Gebyar Vaksin di Air Bangis. 


“Sebenarnya sudah lama kita ingin pelaksanaan vaksinasi bagi peserta didik dan guru serta tenaga adminstrasi,  namun sekarang terlaksana setelah kita koordinasi dengan pihak Polsek melalui Pak Hanif, anggota Polsek Sungai Beremas, “ kata Irti, yang juga pemilik media online yang tergabung dalam Pro Pers Media Group ini.


 Vaksinasi peserta didik ZAMIGA dalam momen Gebyar Vaksin di Air Bangis



Lanjutnya, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara gebyar vaksin yang telah mengantar dan mengangkut para peserta didik dan sejumlah guru ke lokasi vaksin dan pulang kembali ke sekolah. Begitupun kepada petugas vaksin yang tanpa kenal lelah melayani vaksinasi.


Dengan mengikuti vaksinasi tersebut lanjut Irti Zamin, saat ini sudah sekitar 75 persen peserta  didik telah divaksin. Sebab, sebagian siswa sebelumnya juga sudah banyak yang telah mengikuti vaksinasi di kejorongan tempat tinggal masing –masing bersama orangtua siswa. Begitupun lanjutnya para tenaga pendidik dan tenaga administrasi, sebelumnya juga sudah ada yang vaksin di tempat tinggal masing-masing.


 Foto bersama Camat Sungai Beremas, Afkar dan Pj. Wali Nagari Air bangis, Media Fitra



Ditambahkan, pihaknya menghimbau kepada semua peserta didik, tenaga pendidik dan pegawai administrasi yang belum ikut vaksin untuk mengikuti vaksinasi di kejorongan masing -masing. Dengan suatu tekad untuk upaya memperkuat daya tahan tubuh terhadap kemungkinan tertular Covid-19. Sehingga dengan tubuh yang sehat dan kuat akan memperlancar dalam pembelajaran tatap muka.


“Kami pimpinan ZAMIGA tentunya menghimbau kepada semua peserta didik dan guru untuk mengikuti vaksinasi. Jika belum sempat sekarang, kan nanti ada jadwal di tempat tinggal masing-masing, atau lokasi terdekat. Kami pun sebagai pempinan dan pendiri yayasan YPPIT ZAMIGA sudah mengikuti vaksinasi, “terang Irti didampingi Megawati dan Tria Fitri Utami serta beberapa orang guru, seperti Marzuki Hasyim dan Aswar. **** r/i


 Usai vaksinasi, foto bersama Kepala Dinas Kesehatan Pasbar, Jhon Hardi, Camat SUngai Beremas, Afkar dan Pj. Wali Nagari Air bangis, Media Fitra